Menjadikan Value Co-Creation Sebagai Tulang Punggung Pembangunan Industri Berbasis Rakyat

Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi, khususnya di sektor Mobile Telecommunication dan Internet membuka banyak sekali peluang bagi terbangunnya Industri Berbasis Rakyat (Community-Based Industries) yang kompetitif dan dapat berkelanjutan.

Kehadiran Jaringan Telekomunikasi Broadband dan Jaringan Telekomunikasi Seluler berkecepatan tinggi yang didukung dengan kanal data yang besar (seperti teknologi 4G) merupakan suatu syarat mutlak bagi terbangunnya suatu Industri Berbasis Rakyat yang produktif dan kompetitif.

Kenapa demikian? Karena melalui Jaringan Telekomunikasi tersebut di atas, rakyat bisa belajar banyak hal tentang apa saja, mereka bisa membangun jaringan kerja dan jaringan usaha yang baik dan lebih dari itu mereka bisa memiliki akses ke pasar dan akses ke dunia permodalan yang lebih luas. Dari sinilah inisiatif Value Co-Creation bisa dimulai dengan cara yang efektif dan efisien.

Ecosystem for Value Co-Creation

Dengan terbukanya akses ke internet secara luas, masyarakat di pedesaan bisa membangun kerjasama dengan berbagai lembaga/ organisasi terkait untuk memperoleh knowledge  tentang bagaimana cara berbudidaya Cabai Merah dengan lebih produktif dan lebih murah misalnya. Mereka juga bisa secara berkala memantau harga pasar, tingkat kebutuhan pasar. Mereka bisa berkomunikasi langsung dengan para buyers atau bahkan langsung bertransaksi dengan end-users tanpa perlu melalui pihak pengumpul/ tengkulak. Selanjutnya, melalui internet masyarakat bisa memperoleh akses ke perusahaan logistik terbaik dengan jaminan keamanan pengiman barang.

Sudah tentu masyarakat pedesaan tidak bisa melakukan semuanya secara sendiri, mereka butuh bantuan pendampingan. Mereka juga butuh bantuan perusahaan penyedian jasa teknologi aplikasi yang dapat menyediakan jasa online trading portalatau mobile e-commerce. Mereka juga perlu fasilitas mobile banking atau minimal e-wallet untuk mempermudah transaksi mereka.

Dengan segala kebutuhan tersebut di atas maka terbangunlah suatu  Jaringan Kolaborasi yang bertujuan untuk menciptakan suatu Ecosystem for Value Co-Creation. Suatu ekosistem dimana terbangun suatu kerjasama yang saling menguntungkan dari para anggotanya untuk menciptakan suatu Nilai Tambah bagi pasar yang dituju. Nilai Tambah tersebut bisa dalam banyak bentuk, tidak selalu harus dalam format Harga Murah, tetapi bisa juga dalam konteks Kecepatan Waktu Pengiriman, Kualitas Barang bahkan bisa juga dalam bentuk nilai-nilai sosial.

Esensi dari Value Co-Creation

Tujuan utama dari Value Co-Creation (VCC) adalah menciptakan Value secara kolaboratif untuk digunakan sebagai Competitive Advantages (Daya Saing Unggulan) dari para usaha yang tergabung di dalam proses VCC itu sendiri.

Dalam perjalanannya, proses VCC tidak dapat secara cepat menciptakan produk/ jasa yang efisien (murah). Oleh karena itu dapat proses pembangunan VCC aspek Economies of Scale dan Economies of Scope perlu selalu dipertimbangkan.

Economies of Scale dapat dengan cepat tercapai bilamana skala produksi di tingkat tertentu dapat dicapai. Dalam konteks Industri Berbasis Rakyat artinya diperlukan partisipasi lintas desa untuk bisa mencapai skala produksi minimal yang dapat menciptakan biaya produksi yang paling murah. Prinsip yang sama berlaku untuk setiap mata rantai di dalam suatu Supply ChainNetwork dari industri yang akan dibangun. Supply Chain Network di sini bisa dibangun dari Jaringan Kolaborasi atau Ekosistem VCC yang telah digambarkan di atas.

Size Matters! Ukuran/ Besaran Penting! Kenapa demikian? Karena anda tidak mungkin atau tidak akan ditanggapi dengan baik dan responsif oleh suatu perusahaan ekspedisi ketika anda menuntut jaminan harga yang murah dan pelayanan yang terbaik bilamana anda cuma bisa memberikan muatan (hasil produksi) 50 kg per bulan. Kondisinya menjadi berbeda ketika anda dapat berproduksi 100 Ton per minggu! Anda harus memperhatikan Skala Ekonomis calon mitra usaha anda untuk bisa memperoleh kerjasama yang baik.

Otomatis dengan skala produksi 100 Ton per minggu anda akan memperoleh penawaran harga dan pasokan pupuk yang lebih baik, anda dapat menjawab permintaan pasar yang lebih luas dan pada saat yang bersamaan ada sudah memiliki basis produksi yang sewaktu-waktu dapat dikonversi menjadi sebuah “Pasar” baru.

Dengan hadirnya Pasar baru tersebut,industri perbankan, retail dan lain sebagainya akan dengan senang hati bekerjasama dengan industri anda karena anda dapat memberikan mereka suatu Bulk Market (pasar besar) yang bersifat Captive atau nyaris terjamin dan berskala ekonomis bagi mereka.

Pertanyaan utama dan pertama yang harus dijawab oleh Industri Berbasis Rakyat adalah: “Value” apa atau yang seperti apa yang mau dibangun untuk menciptakan Daya Saing Unggulan Berkelanjutan. Inilah Esensi dari Value Co-Creation.

Bilamana pertanyaan utama tersebut di atas bisa dijawab dengan baik dan jelas, maka kemungkinan besar kita bisa membangun suatu Industri Berbasis Rakyat yang berdaya saing global. Bukan mustahil!